KUNJUNGAN DEWAN DAKWAH KABUPATEN KEDIRI KE DESA NGETREP

KUNJUNGAN DEWAN DAKWAH KABUPATEN KEDIRI KE DESA NGETREP

Pada Ahad pagi, 5 April 2026, suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa sejak pukul 07.00 WIB ketika rombongan Dewan Dakwah Kabupaten Kediri memulai perjalanan menuju Dusun Mberuk, Desa Ngetrep. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bapak H. Qudhori, yang dikenal sebagai pengurus Majelis Pertimbangan Dewan Dakwah Kabupaten Kediri. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda silaturahmi sekaligus bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat di wilayah tersebut.

Perjalanan menuju Dusun Mberuk yang berkelok, dengan tanjakan yang lumayan menyeramkan sepanjang 10 km dari kota kediri, tidak menyurutkan semangat Ustadz Mubin, Ustadz Bahtiar dan pak AAn begitu juga bapak H Qudhori dan putra beliau. Setibanya di lokasi, mereka disambut dengan antusias oleh warga setempat. Ustadz Bangun Waluyo di dampingi istrinya, Ustadz Sunardi dan Sekitar 40 orang warga hadir dalam kegiatan yang dikemas dalam suasana ramah tamah sederhana namun penuh makna. Wajah-wajah penuh harap dan kebahagiaan tampak jelas, mencerminkan betapa kegiatan semacam ini memiliki arti penting bagi masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Ustadz Bahtiar ketua dewan dakwah kabupaten kediri menyampaikan tentang urgensi persaudraan dalam islam sebagaimana Allah SWT jelaskan dalam surat al hujurat ayat 10 itu

اِنَّمَا الْمُؤْمِنُوْنَ اِخْوَةٌ فَاَصْلِحُوْا بَيْنَ اَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللّٰهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُوْنَࣖ 

“Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah kedua saudaramu (yang bertikai) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu dirahmati.”.

Kunjungan ini bukan sekadar agenda formal, melainkan wujud nyata dari persaudaraan, kepedulian dan tanggung jawab sosial untuk terus mempererat ukhuwah Islamiyah. Ia menegaskan pentingnya menjaga hubungan baik antar sesama, serta saling membantu dalam kondisi apapun, terlebih di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat.

“Kami hadir di sini bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga ingin mempererat tali persaudaraan. Semoga apa yang kami berikan dapat bermanfaat dan menjadi keberkahan bagi kita semua,” ujar beliau di hadapan warga.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi ramah tamah yang berlangsung penuh keakraban. Warga dan rombongan Dewan Dakwah saling berbincang, berbagi cerita, serta mendengarkan berbagai aspirasi dan kondisi yang dihadapi masyarakat Dusun Mberuk. Momen ini menjadi ruang komunikasi yang hangat dan terbuka, memperkuat hubungan antara lembaga dakwah dengan masyarakat akar rumput.

Sebagai puncak kegiatan, dilakukan pembagian bantuan sembako yang merupakan donasi dari keluarga besar Bapak H. Qudhori. Bantuan tersebut diberikan secara langsung kepada warga yang hadir. Paket sembako yang dibagikan diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari masyarakat, khususnya bagi mereka yang membutuhkan.

Warga Dusun Mberuk menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Salah satu perwakilan warga mengungkapkan bahwa kunjungan seperti ini sangat berarti, tidak hanya dari sisi bantuan materi, tetapi juga dari sisi moral dan perhatian yang dirasakan.

“Kami sangat berterima kasih atas kedatangan Bapak H. Qudhori dan rombongan. Kehadiran beliau memberi semangat dan menunjukkan bahwa kami tidak sendiri,” ungkapnya.

Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan dan keselamatan bagi seluruh pihak yang terlibat, serta harapan agar silaturahmi ini dapat terus terjalin di masa mendatang. Dewan Dakwah Kabupaten Kediri juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan di berbagai wilayah lainnya.

Melalui kegiatan ini, terlihat jelas bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih terjaga dengan baik. Kehadiran tokoh masyarakat seperti Bapak H. Qudhori menjadi inspirasi bagi banyak pihak untuk terus berbagi dan berkontribusi bagi kesejahteraan umat.

HALAL BIHALAL DEWAN DAKWAH KABUPATEN/KOTA KEDIRI

HALAL BIHALAL DEWAN DAKWAH KABUPATEN/KOTA KEDIRI

Oleh Bahtiar Khoiruddin

Kediri — Dewan Dakwah Kabupaten Kediri menggelar kegiatan Halal Bihalal pada Sabtu, 4 April 2026 M bertepatan dengan 14 Syawal 1447 H. Acara tersebut dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di kediaman Bapak Muhammad Toyyib yang beralamat di Jl. Tamrin RT/RW 02/05, Desa Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Kegiatan ini mengusung tema “Menguatkan Iman dan Taqwa serta Mempererat Persaudaraan Sesama Umat Islam”. Halal bihalal tersebut dihadiri oleh seluruh pengurus Dewan Dakwah Kabupaten Kediri, jamaah, perwakilan desa binaan, serta para simpatisan yang turut memeriahkan acara dengan penuh kekhidmatan dan kehangatan.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan yang berlangsung dengan tertib, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an (qiro’atul Qur’an) yang dibawakan oleh perwakilan masyarakat sekitar. Suasana religius begitu terasa ketika lantunan ayat-ayat suci menggema, menambah kekhusyukan seluruh peserta yang hadir.

Memasuki sesi sambutan, Ketua Panitia menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara serta apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan semangat dakwah di tengah masyarakat.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Dewan Dakwah Kabupaten Kediri yang menegaskan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah serta memperkuat peran dakwah dalam kehidupan sosial. Ia juga mengajak seluruh elemen yang hadir untuk terus berkontribusi dalam membina umat melalui kegiatan-kegiatan positif dan berkelanjutan.

Sementara itu, perwakilan dari Dewan Dakwah Jawa Timur dalam sambutannya menyinggung tentang pentingnya memahami sejarah perjuangan bangsa. Ia menyampaikan bahwa dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sosok Mohammad Natsir merupakan salah satu tokoh penting yang berperan besar dalam menjaga persatuan bangsa. Dalam suasana yang hangat, ia juga mengadakan pembagian hadiah kepada para peserta yang hadir, yang disambut dengan antusias oleh jamaah.

Puncak acara diisi dengan mauidhoh hasanah yang disampaikan oleh Ustadz Shobery dari Nganjuk. Dalam tausiyahnya, beliau menguraikan tentang urgensi dakwah serta tahapan-tahapan yang perlu dilakukan agar dakwah dapat berjalan efektif dan diterima oleh masyarakat.

Menurut Ustadz Shobery, metode dakwah yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan saat ini. Pertama, menyebarkan salam sebagai bentuk awal membangun kedekatan dan menciptakan suasana yang penuh kedamaian. Kedua, memberi makan kepada sesama tanpa memandang latar belakang sosial, baik kepada yang membutuhkan maupun yang berkecukupan, sebagai bentuk kepedulian yang dapat meluluhkan hati.

Ketiga, menyambung tali persaudaraan, baik sesama Muslim maupun sesama manusia secara umum. Hal ini dinilai penting dalam membangun hubungan emosional yang kuat sehingga pesan dakwah lebih mudah diterima. Keempat, melaksanakan shalat malam sebagai bentuk ikhtiar spiritual, memohon kepada Allah SWT agar setiap usaha dakwah yang dilakukan diberikan kemudahan dan keberkahan.

Melalui kegiatan Halal Bihalal ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antar sesama umat, serta tumbuh semangat baru dalam menjalankan dakwah dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan. Momentum Syawal pun dimanfaatkan sebagai ajang memperkuat iman dan takwa, sekaligus memperkokoh persatuan di tengah masyarakat.

Copyright © 2026 Dewan Dakwah Kediri