Shalat Idul Adha 1447 H di halaman Masjid Al Hakim Jombangan

Shalat Idul Adha 1447 H di halaman Masjid Al Hakim Jombangan

Jombangan, Pare, Kediri – Ta’mir Masjid Al Hakim Jombangan bersama Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Jombangan, Bapak Habibi, menyelenggarakan Shalat Idul Adha 1447 H pada Rabu, 27 Mei 2026, di halaman Masjid Al Hakim. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh warga dan jamaah sekitar dengan suasana yang khidmat, tertib, dan penuh kekeluargaan.

Pelaksanaan Shalat Idul Adha dimulai pukul 06.30 WIB. Sebelum pelaksanaan shalat, Bapak Sapto yang mewakili Ta’mir Masjid Al Hakim menyampaikan pengantar sekaligus beberapa pengumuman terkait pelaksanaan Shalat Idul Adha dan kegiatan penyembelihan hewan qurban yang akan dilaksanakan bersama jamaah Masjid Al Hakim.

Bertindak sebagai imam dan khatib Shalat Idul Adha adalah Ustadz Bahtiar Khoiruddin. Dalam khutbahnya, beliau menyampaikan tentang esensi ibadah qurban yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim ‘alaihissalam, yaitu mendahulukan perintah Allah dan Rasul-Nya di atas segala kepentingan lainnya.

Beliau mengutip firman Allah SWT dalam Surah Al-Ahzab ayat 36:

وَمَا كَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلَا مُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَمْراً أَن يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةُ مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَن يَعْصِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلَالاً مُّبِيناً

“Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mukmin dan tidak (pula) bagi perempuan yang mukmin, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakai Allah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah tersesat dengan kesesatan yang nyata.” (QS. Al-Ahzab: 36)

dari ‘Umar Bin Khattab radhiyallahu ta’ala ‘anhu, ketika ‘Umar bin Khattab radhiyallahu ta’ala ‘anhu berkata kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:

يَا رَسُولَ اللهِ! لأَنْتَ أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ كُلَّ شَيْءٍ إِلَّا مِنْ نَفْسِي . فَقَالَ النَّبِيﷺ : لا وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ! حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إِلَيْكَ مِنْ نَفْسِكَ . فَقَالَ لَهُ عُمَرَ : فَإِنَّهُ الآنَ وَاللهِ لأَنْتَ أَحَبُّ إِلَيَّ مِن نَفْسِي . فقال النبي : الآنَ يَا عُمَرُ

Wahai Rasulullah, engkau lebih aku cintai dari segala sesuatu kecuali dari diriku.’ Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Tidak! Demi Dzat yang diriku berada ditanganNya sampai aku lebih engkau cintai dari dirimu sendiri’ Lalu Umar berkata, ‘Sesungguhnya sekarang Ya Rasulallah demi Allah engkau lebih aku cintai dari diriku sendiri.’ Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda, ‘Sekarang imanmu sempurna hai Umar.” (HR. Bukhari & Muslim)

Selain itu, beliau juga menyampaikan hadits dari Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu yang menunjukkan kewajiban mencintai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melebihi kecintaan kepada diri sendiri. Dalam hadits tersebut, Rasulullah ﷺ menegaskan bahwa kesempurnaan iman tercapai ketika kecintaan kepada beliau melebihi kecintaan kepada diri sendiri.

Ustadz Bahtiar juga mengutip perkataan Adh-Dhahhak:

وقال الضحاك : لا تقضوا أمرا دون الله ورسوله من شرائع دينكم

“Janganlah kalian menetapkan suatu perkara tanpa Allah dan Rasul-Nya dari syariat-syariat agama kalian.”

Melalui khutbah tersebut, jamaah diajak untuk meneladani ketaatan Nabi Ibrahim ‘alaihissalam dan keluarganya dalam menjalankan perintah Allah SWT, sekaligus menjadikan momentum Idul Adha sebagai sarana memperkuat keimanan, ketakwaan, dan semangat berkorban demi meraih ridha Allah SWT.

Setelah pelaksanaan Shalat Idul Adha dan khutbah selesai, acara dilanjutkan dengan ramah tamah antarjamaah yang berlangsung penuh keakraban. Kegiatan kemudian ditutup dengan makan bersama yang disediakan oleh panitia, dengan menu sederhana namun penuh kebersamaan, yaitu sayur lodeh dan soto.

Melalui kegiatan ini, diharapkan ukhuwah Islamiyah dan semangat gotong royong di tengah masyarakat Jombangan semakin erat, serta nilai-nilai pengorbanan dan ketaatan yang terkandung dalam ibadah qurban dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2026 Dewan Dakwah Kediri