Kediri, 16 Februari 2026 — Dewan Dakwah Kabupaten Kediri kembali mendapat amanah menerima kiriman da’i dari Akademi Dakwah Indonesia (ADI) dalam program kaderisasi da’i Dewan Dakwah Wilayah Jawa Timur pada Ramadhan 1447 Hijriyah. Sebanyak enam da’i muda diterjunkan untuk mengabdi di sejumlah titik wilayah Kabupaten Kediri selama satu bulan penuh.
Empat da’i laki-laki yang ditugaskan adalah Wah Wah, Ichsan, Yasin, dan Wahyu, serta dua da’iyah perempuan. Setibanya di Kediri pada 16 Februari 2026, rombongan terlebih dahulu transit di Masjid Al Hilal Ngadiluwih, salah satu masjid binaan Dewan Dakwah Kabupaten Kediri.
Pada hari berikutnya, mereka diantar oleh Ustadz Mubin menuju lokasi tugas masing-masing. Dua da’iyah bersama satu da’i ditempatkan di Musala Ringinsari, Kecamatan Kandat. Satu da’i ditugaskan di Masjid At-Taqwa, Parang, Kecamatan Banyakan. Sementara itu, satu da’i lainnya bertugas di Masjid Al-Kautsar, Darungan, Kecamatan Pare, dan satu da’i di Masjid Al-Hilal Ngadiluwih.
Selama Ramadhan, para da’i tersebut mengemban tugas dakwah yang mencakup silaturahmi dengan masyarakat, menjadi imam shalat berjamaah, menyampaikan kultum tarawih, serta mengajar ngaji bagi anak-anak dan warga sekitar. Kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan semangat baru dalam meningkatkan kualitas ibadah masyarakat.
Meski dengan fasilitas yang sederhana, para da’i tetap menunjukkan semangat juang dan keikhlasan dalam berdakwah. Mereka berupaya mengajak masyarakat untuk semakin mendekatkan diri dan beribadah hanya kepada Allah SWT, serta memakmurkan masjid dan musala selama bulan suci Ramadhan.
Program kaderisasi ini tidak hanya menjadi sarana pembinaan bagi para da’i muda, tetapi juga bentuk sinergi dalam memperkuat syiar Islam di berbagai pelosok Kabupaten Kediri.





