SAFARI RAMADHAN 1447 H DI MASJID DZIKRULLAH

SAFARI RAMADHAN 1447 H DI MASJID DZIKRULLAH

Safari Ramadhan Dewan Da’wah Kediri Menyapa Warga Lereng Wilis di Dusun Karangdoro

Kediri – Perjalanan Safari Ramadhan Dewan Da’wah Kabupaten Kediri pada Ahad sore, 15 Maret 2026, membawa rombongan menuju Dusun Karangdoro, Desa Pamongan, Kecamatan Mojo, sebuah kawasan yang berada di lereng Gunung Wilis. Perjalanan menuju lokasi cukup menantang, menyusuri jalan aspal yang mulai rusak, menanjak dan berkelok di antara perbukitan hijau yang menyuguhkan pemandangan alam yang asri.

Udara pegunungan yang sejuk dan murni menyambut kedatangan rombongan dakwah yang sore itu hadir untuk bersilaturahmi sekaligus menyemarakkan bulan suci Ramadhan bersama masyarakat setempat.

Tepat pukul 17.00 WIB, rangkaian kegiatan dimulai dan dibuka langsung oleh Ust. Bangun, seorang da’i Dewan Da’wah Jawa Timur yang telah lama mengabdikan dirinya di wilayah tersebut. Sejak ditugaskan pada tahun 2009, Ust. Bangun dikenal sebagai sosok dai yang mampu membaur dengan masyarakat melalui pendekatan dakwah kultural.

Tidak hanya berdakwah melalui ceramah, beliau juga menjadi bagian dari kehidupan warga setempat, bahkan mempersunting warga Karangdoro sebagai pendamping hidupnya. Kehadiran beliau selama belasan tahun di lereng Wilis menjadi bukti nyata dedikasi dakwah yang berkelanjutan.

Dalam membuka acara, Ust. Bangun menyampaikan sambutan menggunakan Bahasa Jawa halus, dengan gaya tutur yang santun dan penuh penghormatan, menyerupai tradisi nemokne manten. Cara penyampaian yang hangat tersebut membuat suasana menjadi syahdu dan sangat menyentuh hati para jamaah yang hadir.

Karena waktu Maghrib yang semakin dekat, kajian kemudian dilanjutkan oleh Ust. Sigit Subantoro, yang memberikan tausiyah singkat namun penuh makna. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya memaksimalkan ibadah di sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan.

Menurutnya, meskipun warga tinggal di kawasan pegunungan yang jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, kesempatan untuk meraih Lailatul Qadar tetap terbuka luas bagi siapa saja yang bersungguh-sungguh dalam beribadah.

“Jangan sampai semangat ibadah kita justru menurun ketika Ramadhan hampir berakhir. Justru di sepuluh malam terakhir inilah peluang terbesar Allah berikan kepada hamba-Nya,” pesan Ust. Sigit kepada jamaah.

Kehadiran rombongan Dewan Da’wah Kediri dalam Safari Ramadhan kali ini dipimpin langsung oleh jajaran pengurus yang datang untuk mempererat silaturahmi sekaligus memberikan dukungan moral bagi dakwah di wilayah lereng Wilis.

Kehadiran para pengurus tersebut bukan sekadar kunjungan formal, melainkan bentuk dukungan nyata bagi perjuangan dakwah yang telah lama dijalankan oleh Ust. Bangun bersama masyarakat Karangdoro.

Di tengah medan jalan yang menanjak dan kondisi infrastruktur yang belum sempurna, kegiatan Safari Ramadhan ini menjadi simbol bahwa dakwah tidak hanya hadir di pusat kota, tetapi juga menjangkau daerah-daerah terpencil hingga lereng pegunungan.

Bagi warga Dusun Karangdoro, kunjungan ini menjadi penguat semangat bahwa di tengah kesederhanaan dan keterbatasan, cahaya iman tetap dapat bersinar terang.

Semoga kebersamaan dalam Safari Ramadhan ini menjadi amal kebaikan dan Allah mempertemukan kembali dalam Ramadhan di tahun-tahun mendatang.

Aamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2026 Dewan Dakwah Kediri