Kediri – Biro Ekonomi Ummat Dewan Dakwah Kabupaten Kediri yang dipimpin oleh Bapak Muhammad Al Haq terus menguatkan langkah pemberdayaan ekonomi berbasis wakaf. Salah satu program unggulannya adalah penanaman 1.000 pohon pisang Cavendish di atas lahan wakaf seluas kurang lebih setengah hektar.
Tahap awal program ini dilaksanakan di lahan seluas 21 ru yang berada di Dusun Tegalsari, Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Sebelumnya, pada 3 Februari 2026, para pengurus melakukan pendongkelan sisa-sisa akar rumput gajah sebagai bagian dari proses persiapan lahan agar siap ditanami.
Penanaman perdana dilaksanakan pada 5 Februari 2026 dengan jumlah 70 pohon pisang Cavendish melalui kegiatan kerja bakti pengurus Dewan Dakwah. Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dengan pembagian tugas yang tertata rapi.
Sebagian pengurus mengambil bibit pisang di kebun milik Bapak Sujud di wilayah Badas menggunakan kendaraan viar. Tim lainnya menyiapkan makanan dan minuman untuk mendukung kelancaran kegiatan. Ada pula yang menyiapkan peralatan tanam, merapikan serta membersihkan lahan, membuat lubang tanam, hingga melakukan proses penanaman.
Alhamdulillah, berkat semangat gotong royong, penanaman 70 pohon tersebut selesai pada pukul 11.00 WIB.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bapak Sulistiyo Budi, anggota DPRD Kabupaten Kediri dari PKS. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan agar proses penanaman disertai dengan pembacaan sholawat sebagai bentuk doa dan harapan agar tanaman tumbuh subur serta membawa keberkahan.
Senada dengan itu, Ketua Biro Ekonomi Ummat, Bapak Muhammad Al Haq, juga mengingatkan pentingnya memulai setiap kegiatan dengan berdoa kepada Allah SWT agar program wakaf produktif ini diberikan kelancaran dan hasil yang bermanfaat bagi umat.
Program ini diharapkan menjadi langkah awal menuju pengelolaan wakaf yang produktif, profesional, dan berkelanjutan, sehingga mampu memperkuat kemandirian ekonomi umat di Kabupaten Kediri.






